Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/darulama/public_html/wp-content/plugins/cpanel-mailer/cpanel-mailer.php:1) in /home/darulama/public_html/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
MTs – PON. PES. DARUL AMANAH BEDONO https://darulamanahbedono.com BEDONO-JAMBU-KAB. SEMARANG Sun, 17 Aug 2025 06:24:59 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://darulamanahbedono.com/wp-content/uploads/2021/09/cropped-LOGO-WEB-TAB-32x32.png MTs – PON. PES. DARUL AMANAH BEDONO https://darulamanahbedono.com 32 32 Toleransi Nyata: Paskibraka Lintas Agama Bahu-Membahu Kibarkan Merah Putih https://darulamanahbedono.com/toleransi-nyata-paskibraka-lintas-agama-bahu-membahu-kibarkan-merah-putih/ Sun, 17 Aug 2025 05:46:47 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1721

Upacara peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Jambu berlangsung khidmat, meriah, dan penuh pesan kebangsaan. Acara tersebut digelar di Lapangan Kusuma Bangsa, Desa Bedono, pada Minggu (17/8/2025). Sejak pagi, masyarakat lintas Agama berdatangan dengan penuh antusias untuk menyaksikan jalannya upacara sakral ini.

Yang istimewa, pasukan Paskibraka terdiri dari gabungan lintas Agama. Santri MA Darul Amanah Bedono yang beragama Islam berpadu dengan siswa SMA Sedes Sapientiae yang beragama Katolik. Mereka berjalan tegap, kompak, dan penuh semangat. Meski berbeda latar belakang, mereka tampil rukun, guyub, serta saling mendukung.

Tidak hanya itu, kebersamaan keduanya menunjukkan wajah toleransi yang sesungguhnya. Setiap langkah yang seragam menggambarkan harmoni. Setiap gerakan yang selaras menghadirkan kebanggaan bagi seluruh hadirin. Dengan demikian, momen ini menjadi bukti bahwa persatuan bukan sekadar slogan, tetapi nyata dalam tindakan.

Kapolsek Jambu, Bapak Supanjar E.W., menegaskan bahwa menjaga nilai toleransi sangat penting, terlebih pada momentum kemerdekaan di Desa Bedonoini, telah menampilkan persatuan antaragama yang kuat, sehingga ia berharap kebersamaan itu terus terpelihara demi terwujudnya masyarakat yang damai, rukun, dan toleran.

“Menjunjung nilai toleransi sangat penting sekali. Apalagi sekarang bertepatan dengan 17 Agustus di Kecamatan Jambu, khususnya di Desa Bedono, toleransi agama sangat kuat sekali. Sikap persatuan dan kesatuan antaragama di wilayah ini sangat istimewa. Harapannya, terus terjaga keutuhannya dan bisa terwujud masyarakat yang bertoleran.” Ujar beliau

Sementara itu, Frans Dion Christian Kenzo Saragi, siswa SMA Sedes Sapientiae asal Bekasi, menuturkan bahwa persahabatan dengan santri Darul Amanah sangat solid.

“Pertemanan kita dengan siswa Darul Amanah Bedono itu sangat solid. Terlebih sama-sama mengemban tugas untuk menjadi paskibraka kecamatan jambu. harapanya walaupun kita berbeda tetapi pertemanan kita bisa lanjut dan tidak berhenti hanya di momentum ini saja.” Ujar Dion

Maka jelaslah, Paskibraka lintas agama di Jambu menjadi teladan untuk yang lainnya. Toleransi yang mereka perlihatkan menguatkan semangat kemerdekaan. Justru perbedaanlah yang semakin memperkokoh makna persatuan bangsa.

]]>
Santri Darul Amanah Warnai Upacara HUT RI ke-80 di Bedono https://darulamanahbedono.com/santri-darul-amanah-warnai-upacara-hut-ri-ke-80-di-bedono/ Sun, 17 Aug 2025 05:10:59 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1718

Ratusan Santri Darul Amanah Bedono ikuti Upacara Peringatan HUT RI ke-80 Se Kecamatan Jambu pada Minggu (17/08/2025). Suasana pagi menyelimuti semangat kebangsaan. Upacara bertempat di Lapangan Kusuma Bangsa. Masyarakat hadir dengan penuh antusias.

Tidak hanya masyarakat, berbagai lembaga pendidikan juga berpartisipasi. Hadir SMP Teresiana, SMA Sedes, Pondok Pesantren Miftahul Jannah, SDN 2 Bedono, MI Al Islam, serta RA Al Islam. Seluruh elemen tampak kompak mendukung jalannya upacara.

Santri Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono ikut ambil bagian dengan penuh kebanggaan. Mereka berbaris rapi menggunakan almamater khas yang menambah kesan harmonis. Kehadiran para santri memberikan warna berbeda dan menegaskan kuatnya nilai kebersamaan.

Dalam pidatonya, Camat Jambu menekankan bahwa kemerdekaan bukan sekadar kebebasan. Menurutnya, kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen 17 Agustus sebagai dorongan untuk meningkatkan partisipasi dalam membangun bangsa. Ia juga menegaskan pentingnya menjadi warga negara yang baik serta peduli terhadap sesama.

“Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam membangun bangsa dan negara. Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia, mari kita teruskan semangat perjuangan dengan menjadi warga negara yang baik dan peduli!” Ujar Pak Camat Jambu

Sementara itu, kesan positif datang dari peserta upacara. Arimbi Aghnia, santri Darul Amanah Bedono, mengungkapkan bahwa Ia sangat menantikan agenda tahunan ini.

“Upacara peringatan HUT RI kali ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat saya nantikan, sebab dengan kita upacara menandakan bahwa bangsa Indonesia telah merdeka, selain daripada itu saya merasakan wujud kebinekaan yang nyata.”

Hal senada disampaikan oleh Rosa, santri Pondok Pesantren Miftahul Jannah Pujiono C.W. Ia menuturkan bahwa mengikuti upacara kemerdekaan merupakan pengalaman menyenangkan. Baginya, momentum ini selalu ditunggu karena mengingatkan pada perjuangan bangsa.

Dengan demikian, upacara peringatan HUT RI ke-80 di Desa Bedono tidak hanya menghadirkan rasa khidmat. Lebih dari itu, upacara ini memperlihatkan persatuan warga, kerukunan lembaga, dan semangat kebangsaan yang kian menyala.

]]>
Satu Kata, Satu Janji: Andika Pramuka Darul Amanah Bedono Kembali dikukuhkan https://darulamanahbedono.com/satu-kata-satu-janji-andika-pramuka-darul-amanah-bedono-kembali-dikukuhkan/ Wed, 13 Aug 2025 15:18:57 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1704

Kab. Semarang – Pondok Pesantren Darul Amanah menggelar Upacara Ulang Janji dalam rangka HUT Pramuka ke-64 sekaligus menutup Perkemahan Santri Khutbatul Iftitah (PERSAKU) ke-4 secara khidmat dan meriah. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (13/08/25) di Lapangan Madinah, yang menjadi pusat acara tahunan.

Letnan Kolonel CPL Mujiyoto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau memimpin pembacaan Trisatya secara bersama-sama dan, sebagai bentuk motivasi, menyampaikan semangat juang Pramuka kepada seluruh peserta.

 “Seluruh Andika Pramuka harus tetap semangat dalam mengamalkan nilai-nilai Trisatya dan Dasadarma. Nilai-nilai tersebut, pada kenyataannya, tidak hanya berlaku saat upacara atau perkemahan, tetapi juga harus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kejujuran, tanggung jawab, cinta tanah air, dan semangat tolong-menolong, dengan kata lain, harus benar-benar berwujud. Pramuka bukan sekadar seragam atau kegiatan, melainkan juga jati diri generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan siap membangun bangsa.”

Seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono turut hadir dalam upacara ini. Pimpinan pesantren, Yayasan Darul Amanah Bedono, dewan guru, tokoh masyarakat, dan seluruh santri, secara keseluruhan, menyemarakkan suasana dengan penuh antusias.

Upacara berlangsung dengan khidmat. Para peserta, di sisi lain, memanfaatkan momen ini untuk memperkuat semangat kebersamaan dan menumbuhkan jiwa kepramukaan. Antusiasme dan semangat para santri, sepanjang kegiatan, tampak sangat tinggi.

Acara kemudian di lanjutkan dengan final pentas seni antar peserta perkemahan. Penampilan para santri berhasil memukau seluruh tamu undangan. Lomba adu yel-yel antar regu juga terlaksana, yang pada gilirannya, menampilkan kreativitas dan kekompakan luar biasa. Dewan juri pun menilai dengan seksama.

Rangkaian kegiatan ini, berkat persiapan yang matang, berjalan lancar. Panitia mendapat dukungan penuh dari pimpinan pesantren dan yayasan. Semangat Pramuka ditanamkan melalui berbagai kegiatan edukatif yang menarik dan bermakna.

Kegiatan ini, pada akhirnya, tidak hanya menutup perkemahan dengan semarak, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Nilai-nilai kepramukaan diharapkan terus tumbuh dan membentuk karakter para santri untuk masa depan yang lebih baik.

]]>
Meriah dan Khidmat, PERSAKU Ke-4 Darul Amanah Bedono Resmi Dimulai https://darulamanahbedono.com/meriah-dan-khidmat-persaku-ke-4-darul-amanah-bedono-resmi-dimulai/ Tue, 12 Aug 2025 02:10:20 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1466

Bedono – Semangat pramuka membara di Lapangan Madinah Pondok Pesantren Darul Amanah, Selasa (12/8/2025). Ratusan andika pramuka dan jajaran pembina hadir mengikuti apel pembukaan Perkemahan Santri Khutbatul Iftitah (PERSAKU) ke-4 dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh energi kebersamaan.

Apel pembukaan kali ini diikuti seluruh anggota pramuka dari berbagai tingkatan, mulai penggalang hingga penegak. Kehadiran jajaran pembina menambah khidmat suasana, sekaligus memberikan teladan disiplin bagi seluruh peserta.

Kak Fina Ni’amul Mahbub, M.Pd, Sebagai Inspektur Upacara, dengan suara lantang, beliau membuka acara dan menyampaikan pesan motivasi. Ia menegaskan bahwa pramuka bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wadah pembentukan karakter, keterampilan, dan kepemimpinan. Kak Fina juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan PERSAKU sebagai ajang memperkuat persaudaraan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab.

“Andika-andika pramuka yang kakak banggakan, melalui event ini kalian semua akan belajar mengenai rasa tanggung, kebersamaan, solidaritas yang harus kalian bentuk. Dan harapanya seteleh event ini kita bisa mengetahui seluruh potensi dan skill pramuka yang kalian miliki.” Ujar kak Fina

Suasana lapangan terasa hidup. Barisan andika pramuka berdiri tegak, mengikuti setiap tahapan apel dengan penuh konsentrasi. Sorak yel-yel khas pramuka terdengar di beberapa titik, membangkitkan semangat seluruh peserta. Para pembina terlihat aktif mengarahkan barisan, memastikan semua rangkaian berjalan lancar dan tertib.

Usai apel, kegiatan berlanjut dengan pembinaan. Para pembina membagi peserta dalam kelompok untuk mengikuti materi persiapan lomba. Materi mencakup teknik baris-berbaris, tali-temali, pioneering, hingga pengetahuan umum pramuka.

Selain persiapan lomba, pembinaan ini menjadi sarana membangun rasa percaya diri peserta. Para pembina mendorong setiap anggota untuk berani tampil, menyampaikan pendapat, dan memimpin kelompok. Dengan cara ini, santri tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.

Melalui PERSAKU, Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi tangguh, terampil, dan berakhlak mulia. Semangat pramuka yang tertanam di lapangan diharapkan akan terbawa hingga ke kehidupan sehari-hari para santri.

]]>
Gelorakan Semangat Juang, PORSIDA kembali digelar https://darulamanahbedono.com/gelorakan-semangat-juang-porsida-kembali-digelar/ Wed, 06 Aug 2025 07:09:41 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1692
Apel Tahunan PORSIDA Ke IV Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono

Kab. Semarang- Pekan Olahraga dan Seni Darul Amanah Bedono (PORSIDA) resmi dibuka pagi ini dalam suasana yang penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan tahunan ini di awali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat pada Rabu (6/08/2025) di lapangan Madinah.

PORSIDA adalah salah satu event tahunan di Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono. Bertujuan sebagai wadah penyaringan bakat santri di tahun ajaran baru. Dalam Perjalanannya, Setiap tahun event ini tampak mengalami banyak perubahan yang positif. Oleh karena itu, PORSIDA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan potensi, karakter, dan semangat sportivitas para santri.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Desa Bedono, Bapak H. Sunyana, memberikan amanat yang membakar semangat peserta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan penting tentang makna kompetisi yang sehat dan nilai-nilai sportivitas dalam setiap perlombaan.

“Mari kita jadikan PORSIDA  ini sebagai wadah untuk menunjukkan semangat kompetitif yang positif. Kemenangan bukanlah tujuan utama, tapi proses dan kebersamaanlah yang harus kita utamakan,” ujar H. Sunyana.

Telah hadiri Kepala dan jajaran perangkat Desa Bedono, Pengurus Yayasan,  seluruh santri, assatidzah, tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya. Disamping itu, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang yang bertempat di Wawar Lor, turut memeriahkan Kegiatan.

Pada tahun ini mengangkat tema “Dari santri untuk santri saling bersinergi dalam menemukan jatidiri”. Menggambarkan semangat kolaborasi dan kebersamaan antar santri dalam proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri.

Usai upacara, para santri menampilkan berbagai pertunjukan yang memukau penonton. Mulai dari Jaipong Putri, demonstrasi Ekstakurikuler, modern dance, hingga aksi bela diri Taekwondo yang menggambarkan kedisiplinan dan kreativitas mereka.

PORSIDA akan berlangsung selama sepekan dengan berbagai cabang lomba perlombaan. Mulai dari olahraga, seni, bahasa, game, dan lain sebagainya. Dengan semangat kebersamaan dan jiwa kompetitif yang sehat. Harapanya, event PORSIDA menjadi ajang positif untuk menggali potensi santri sekaligus mempererat silaturahmi antar santri.

]]>
SOSIALISASI MAKANAN BERGIZI DARI PUSKESMAS JAMBU DI PONPES DARUL AMANAH BEDONO https://darulamanahbedono.com/sosialisasi-makanan-bergizi-dari-puskesmas-jambu-di-ponpes-darul-amanah-bedono/ Tue, 08 Jul 2025 03:58:39 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1677

Puskesmas Jambu mengadakan sosialisasi tentang makanan bergizi kepada santri dan pengurus Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono. Terlaksana pada Selasa (8/7/2025) di masjid Annur Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya makanan bergizi bagi kesehatan dan pertumbuhan. Acara ini di hadiri oleh ketua yayasan, pimpinan pesantren,wakil pimpinan pesantren,pengurus pesantren dan santri Ponpes Darul Amanah Bedono.

Pondok pesantren Darul Amanah Bedono berkomitmen menyelenggarakan progam pendidikan yang holistik dan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal. Selain Itu, Progam kerjasama dengan pihak puskesmas jambu merupakan perwujudan nyata dalam upaya memberikan edukasi terkait dengan kesehatan dan kenyaman.

Dalam sosialisasi ini, Puskesmas Jambu menyampaikan informasi tentang jenis-jenis makanan bergizi. Tidak hanya itu, Pihak puskesmas juga mengarahkan cara memilih makanan yang sehat, dan tips untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Selain itu, sosialisasi juga membahas tentang pentingnya sarapan pagi dan menghindari makanan yang tidak sehat.

Tim Gizi Puskesmas Jambu ibu Rahma Pradani Alaika Pratiwi, S.Tr.Gz dalam presentasinya menyampaikan

“Istilah di zaman dahulu adalah 4 sehat 5 sempurna akan tetapi, di zaman sekarang ini sudah tidak relevan lagi dan di ganti nama menjadi Gizi Seimbang. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yg mengandung zat gizi dan sesuai dengan kebutuhan
Istilah isi piringku yaitu buah nasi sayur dan lauk” ujar beliau.

Santri dan pengurus Ponpes Darul Amanah Bedono sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan banyak bertanya tentang cara menjaga kesehatan melalui makanan bergizi. Dengan adanya sosialisasi ini, harapannya santri dan pengurus dapat memiliki pengetahuan dan kesadaran yang lebih baik tentang pentingnya makanan bergizi bagi kesehatan dan pertumbuhan.

Puskesmas Jambu berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk santri dan pengurus Ponpes Darul Amanah Bedono. Dengan kerja sama yang baik antara Puskesmas Jambu dan Ponpes Darul Amanah Bedono, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

]]>
HABAT!! SANTRI DARUL AMANAH BEDONO MERAUP 15 PIALA JUARA EVENT LOMBA PADA TAHUN 2025. https://darulamanahbedono.com/habat-santri-darul-amanah-bedono-meraup-15-piala-juara-event-lomba-pada-tahun-2025/ Mon, 19 May 2025 05:05:10 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1673

Kab. Semarang- Momen Istimewa terlihat di akhir Apel pembukaan ujian semester genap. Tampak mengesankan saat penyerahan piala kejuaraan dari santri MA dan MTs kepada Pimpinan Pesantren Darul Amanah Bedono. Penyerahan piala dipandu oleh Ustadz Andi Wahyudi, S.Pd. dan diikuti oleh seluruh Santri, Dewan Asatidz, dan Staf Madrasah.

Piala-piala tersebut merupakan hasil dari partisipasi santri dalam ajang bergengsi sepanjang tahun 2025. Ajang tersebut yakni Aksioma (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah). Event kedua yaitu Porsema (Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif NU). Event ketiga adalah Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) tingkat Kabupaten Semarang. Santri Darul Amanah berhasil meraih juara di berbagai bidang perlombaan. Berikut prestasi yang diraih.

1. Juara 1 sprint putri Porsema

2. Juara 2 sepak takraw Porsema putra

3. Juara 2 volly putri Porsema

4. Juara 1 Debat Bahasa Arab Porsema

5. Juara 1 Tenis Meja double Porsema

6. Juara 2 Porsema Minisoccer

7. Juara 3 Pidato B Indonesia Porsema mts

8. Juara 3 Pidato bahasa arab event aksioma

9. Juara 2 Trofeo Bukit Utama

10. Juara 3 Trofeo Persebon

11. Juara 3 atletik Popda Kab.Semarang

12. Juara 3 Sepak Bola Popda Kab.Semarang

13. Juara 2 Bola Volly Popda Kab.semarang

14. Juara 2 Sepak Bola Dewaruci Cup

15. Juara 3 Festival Rebana Peringatan hari santri kantor kab.semarang.

Dalam sambutannya, Ustadz Andi Wahyudi menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras para santri, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari seluruh civitas pesantren. Ia juga berharap momentum ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh santri yang akan menghadapi ujian.

“Piala ini bukan hanya milik pemenang lomba, tapi milik seluruh keluarga besar Darul Amanah Bedono. Semoga ini menjadi pemacu semangat kita untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik pesantren,” ujar Ustadz Andi.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama. Momen ini menjadi pembuka semangat bagi para santri dalam menghadapi ujian dengan optimisme dan kedisiplinan tinggi.

]]>
Santri Butuh Healing, Darul Amanah Bedono Gelar Outing Class Wisata Air https://darulamanahbedono.com/santri-butuh-healing-darul-amanah-bedono-gelar-outing-class-wisata-air/ Mon, 05 May 2025 05:23:49 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1647
Kali Odo, Santriwan Darul Amanah Bedono

Bedono,Jambu,Kab.Semarang –Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono mengadendakan kegiatan Outing Class Wisata Air pada, Senin (5/5/2025). Berlokasikan di Kali Odo dan Muncul Kecamatan Tuntang Kota Salatiga.

Sejumlah 172 santri, dan 25 Pembimbing mengikuti legiatan ini, agenda ini menjadi salah satu progam kegiatan rutinan Ponpes Darul Amanah Bedono.

Kegiatan outing class ini dibagi berdasarkan kelompok putra dan putri. Santri putri mengikuti kegiatan di Wisata Kolam Renang Muncul, yang terkenal dengan suasana alami dan kolam air jernihnya. Sementara itu, santri putra berkunjung ke Kali Odo di Gedangan, Kota Salatiga. Kali Odo merupakan sebuah lokasi wisata air yang menawarkan aliran sungai alami serta lingkungan yang tenang dan menyegarkan.

Dalam kegiatan tersebut, para santri menikmati permainan air, hingga waktu santai bersama di alam terbuka. Asatidz Darul Amanah Bedono turut mendampingi langsung dan memeriahkan suasana.

Ustadz Ahmad Riski, selaku panitia penyelenggara kegiatan outing class ini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyegaran fisik dan mental bagi para santri, sekaligus sebagai media relaksasi yang tetap dalam koridor nilai-nilai pesantren.

Outingclass ini merupakan bentuk perhatian pondok terhadap kebutuhan psikologis santri. Setelah melalui rutinitas yang padat, mereka juga butuh ruang untuk me-refresh pikiran. Dengan outingclass ini, kami ingin menumbuhkan semangat belajar yang baru dan membentuk kedekatan yang lebih kuat di antara mereka,” ujar ustadz Ahmad Rizki

Salah satu santri kelas 1 MTs, M. Hilmy Iqbal Rifki, juga turut membagikan kesan positifnya mengikuti kegiatan ini.

Saya senang banget bisa ikut outingclass. Rasanya beda dari biasanya. Di sini bisa main air, bisa ketawa bareng teman-teman, dan rasanya lebih semangat lagi buat belajar setelah ini, Ujar Hilmy

Kegiatan outing class seperti ini juga menunjukkan pendekatan pendidikan yang lebih humanis dan menyenangkan. Dengan kegiatan ini santri tidak hanya ditempa secara keilmuan, tetapi juga diberikan ruang untuk tumbuh secara sosial dan emosional.

Dengan demikian upaya mengimplementasikan visi Pondok Pesantren Darul Amanah dalam menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan berimbang antara pendidikan ruhani, jasmani, dan intelektual, bisa terealisasikan.

]]>
Memahami Makna Tauhid Dalam Kitab Safinatunnajah https://darulamanahbedono.com/memahami-makna-tauhid-dalam-kitab-safinatunnajah/ Tue, 04 Mar 2025 15:13:12 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1617

Al Ustadz Fina Ni’amul Mahbub, M.Pd dalam kegiatan ngabuburit ramadhan di pondok pesantren Darul Amanah Bedono menyampaikan kajian kitab safinatunnajah. Pemahaman makna tauhid menjadi pembahasan yang menarik hingga menambah kesan tersendiri bagi pendengarnya.

Makna kalimat laa illaha illallahu

قال المصنف رحمه الله تعالى (ومعنى لا إله إلا الله لا معبود بحق) كائن (في الوجود إلا الله) أي لا يستحق أن يذل له كل شيء إلا الله

Syeh Salim bin Sumair al-Khadromi rahimahullah berkata. Makna kalimah tauhid ‘ لا إله إلا الله ’ adalah tidak ada sesembahan yang haq dan tetap [dalam wujudnya kecuali Allah.]. Maksudnya adalah bahwa segala sesuatu tidak berhak menghinakan diri atau menyembah kecuali kepada Allah.

Syekh Salim bin Sumair al-Khadrami rahimahullah dalam pernyataannya menjelaskan makna kalimat tauhid لا إله إلا الله . Hal sebagai pengakuan bahwa tidak ada sesembahan yang berhak manusia sembah dengan haq selain Allah.

Penjelasan ini menegaskan bahwa meskipun ada banyak sesembahan yang dilakukan oleh manusia. Baik berupa berhala, makhluk, ataupun hawa nafsu, semua itu tidak memiliki hak untuk disembah. Satu-satunya yang berhak menerima ibadah adalah Allah. Karena hanya Dia yang memiliki sifat ketuhanan yang hakiki, yang menciptakan, mengatur, dan berkuasa atas segala sesuatu.

Dengan demikian, kalimat لا إله إلا الله  menuntut seorang Muslim untuk meniadakan segala bentuk penyembahan kepada selain Allah (nafyi). Selain itu, menetapkan penyembahan hanya kepada-Nya (itsbat). Ini juga mengandung konsekuensi bahwa seorang Muslim harus menjauhkan diri dari segala bentuk kesyirikan. Seorang Muslim harusmengarahkan seluruh ibadah, ketaatan, serta ketundukan hanya kepada Allah semata.

Keutamaan Kalimah Lailaha illallah

(وفضائلها) لا تحصى منها قوله صلى الله عليه وسلّم من قال لا إله إلا الله ثلاث مراتفي يومه كانت له كفارة لكل ذنب أصابه في ذلك اليوم

[Keutamaan-keutamaan lafadz لا إله إلا الله tidak terhitung banyaknya. Di antaranya adalah sabda Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama, “Barang siapa mengucapkan kalimah ’لا إله إلا الله sebanyak tiga kali di setiap harinya maka baginya kalimah tersebut adalah pelebur dosa-dosa yang telah ia lakukan pada hari itu.”

وعن كعب الأخبار رضي الله عنه أوحى الله تعالى إلى موسى في التوراة لولا من يقول لاإله إلا الله لسلطت جهنم على أهل الدنيا

Menurut Riwayat dari Ka’ab bin Akhbar radhiyallahu ‘anhu, “Allah telah memberikan wahyu kepada Musa di dalam kitab Taurat. (Wahyu tersebut berbunyi), ‘Andaikan tidak ada orang yang mengucapkan kalimah tauhid ‘ لا إله إلا الله ’ niscaya Aku akan memberikan wewenang kepada Jahanam agar menghancurkan para penduduk dunia.”

قال السحيمي أفضل الأشياء الإيمان وهو قلبي وأفضل الكلام كلام الله وأفضله القرآن وأفضل الكلام بعده لا إله إلا الله فهي أفضل من الحمد على الصحيح لأ ا تنفي الكفر

Suhaimi berkata, “Segala sesuatu yang paling utama adalah iman. Iman adalah perbuatan hati (qolbiy). Ucapan yang paling utama adalah Firman Allah. Firman Allah yang paling utama adalah al-Quran. Ucapan yang paling utama setelah Firman Allah adalah kalimah ‘ لا إله إلا الله Menurut pendapat shohih, kalimah ‘ ’لا إله إلا الله adalah lebih utama daripada kalimah ‘ الحمد لله ’ karena ‘ ’لا إله إلا الله menafikan kekufuran.”

Hikmah dibalik makna Lailaha illallah

وقال بعضهم إن كلمة لا إله إلا الله اثنا عشر حرفا فلا جرم أي فلا بد أنه وجب ااثنتا عشرة فريضة سنة ظاهرة وسنة باطنة أما الظاهرة فالطهارة والصلاة والزكاة والصوموالحج والجهاد وأما الباطنة فالتوكل والتفويض والصبر والرضا والزهد والتوبة

Sebagian ulama berkata, “Sesungguhnya kalimah ‘ ’لا إله إلا اللهterdiri dari 12 huruf. Berdasarkan jumlah huruf-hurufnya,difardhukan 12 kefardhuan. 6 kefardhuan adalah kefardhuan dzohir dan 6 sisanya adalah kefardhuan batin. Adapun 6 kefardhuan dzohir adalah thoharoh, sholat, zakat, puasa, haji, dan jihad. Sedangkan 6 kefardhuan batin adalah tawakkal, tafwidh, sabar, ridho, zuhud, dan taubat.

قوله والجهاد أي القتال في سبيل الله لإقامة الدين وهذا هو الجهاد الأصغر وأما الجهادالأكبر فهو مجاهدة النفس

Perkataan sebagian ulama di atas yang berbunyi ‘jihad) ) berarti berperang di jalan Allah karena menegakkan agama.Jihad dengan pengertian ini disebut dengan jihad asghor atau jihad kecil. Adapun jihad akbar atau jihad besar adalah memerangi hawa nafsu.

]]>
Sorak Sorai Sambut Ramadhan: Darul Amanah Bedono Gelar pawai keliling kampung https://darulamanahbedono.com/sorak-sorai-sambut-ramadhan-darul-amanah-bedono-gelar-pawai-keliling-kampung/ Fri, 28 Feb 2025 04:40:24 +0000 https://darulamanahbedono.com/?p=1603
Pemberangkatan Pawai Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono

Kab.Semarang-Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono menggelar pawai akbar pada Jumat (28/2/2025). Kegiatan ini semakin meriah dengan penampilan perdana dari Marching Band Academy Darul Amanah Bedono. Dengan semarak dan meriah Marching Band Academy Darul Amanah Bedonoyang turut serta mengiringi pawai keliling Dusun Wawar Lor.

Rombongan pawai terdiri dari ratusan peserta. Peserta tersebut yang meliputi santri pondok, santri TPQ, ustadz/ustadzah dan pengurus pondok pesantren berangkat dari komplek putra pada pukul 08.00 WIB. Dengan penuh semangat, mereka membawa berbagai atribut seperti bendera, spanduk, gagar mayang, pita dan alat musik yang menambah semarak suasana.

Warga Dusun Wawar Lor menyambut dengan antusias pawai yang berlangsung meriah ini. Banyak dari mereka keluar rumah untuk menyaksikan parade santri ini. beriringan alunan musik khas dari marching band Academy Darul Amanah Bedono menambah hangatnya suasana. Display Marching band ini berhasil memukau masyarakat dengan atraksi dan performa yang rapi serta penuh semangat.

Ust fadly Ramadhan selaku ketua panitia menyampaikan kesan hangatnya dalam terselenggaranya kegiatan ini

“Kegiatan ini sangat positif, selain untuk menyambut bulan suci Ramadhan, juga menjadi ajang syiar Islam di tengah masyarakat. Kami sangat senang melihat antusiasme para santri dan warga,” ujar ust Fadly

Pawai ini tidak hanya menjadi bentuk ekspresi kegembiraan dalam menyambut bulan penuh berkah, tetapi juga mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat sekitar. Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan hingga rombongan kembali ke pesantren sekitar pukul 10.30 WIB.

Dengan suksesnya kegiatan ini, harapannya semangat Ramadhan semakin terasa di hati para santri dan masyarakat, serta menjadi awal dari berbagai kegiatan keagamaan lainnya selama bulan suci.

]]>