Kab. Semarang –Seluruh Dewan Guru MA Darul Amanah Bedono mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Pengawas Madrasah. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Bapak H. Abdurochim, M.Ag selaku Pengawas Madrasah Aliyah Darul Amanah Bedono. Kegiatan berlangsung pada Kamis (28/08/2025) di ruang guru.
Seluruh jajaran dewan guru MA Darul Amanah hadir dengan semangat tinggi untuk mengikuti pembinaan ini. Kegiatan diawali dengan pembukaan, Sambutan dari kepala Madrasah ‘Aliyah Darul Amanah Bedono dan berlajut pembinaan oleh Pengawas Madrasah.
Pembinaan ini sangat penting untuk memperkuat kualitas dan profesionalisme guru di MA Darul Amanah Bedono. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan pendidik yang tidak hanya cakap dalam ilmu pengetahuan tetapi juga berkarakter. Guru yang berkompeten tidak hanya menguasai materi, tetapi juga dapat menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak H Abdur Rochim, M. Ag menyampaikan pesan yang sangat mendalam. Ia menegaskan, “Guru itu digugu dan ditiru. Artinya, apa yang kita lihatkan kepada anak-anak, baik tingkah laku, ucapan, kerapihan pribadi dan lain-lain pasti akan ditiru oleh mereka. Oleh karenanya, pantaskan diri karena apa yang kita lakukan dan ucapkan akan menjadi petuah. Selain itu, kehadiran guru harus ditunggu-tunggu, bukan disesali kehadirannya. Terkesan berat tapi mulia.” Ujar beliau
Pesan tersebut mengingatkan setiap guru untuk selalu menjaga keteladanan, baik dalam sikap maupun penampilan, karena mereka adalah contoh langsung bagi peserta didik. Dalam pendidikan, bukan hanya materi pelajaran yang harus dikuasai, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang harus disampaikan.
Kegiatan ini menjadi pemacu semangat bagi para guru untuk terus memperbaiki diri dan mengembangkan keterampilan profesional mereka. Dengan pembinaan ini, harapannya setiap guru bisa bertransformasi menjadi pendidik yang lebih berkualitas dan berkarakter.
MA Darul Amanah Bedono juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengadakan pembinaan serupa secara berkala. Hal ini diharapkan dapat mencetak guru-guru yang mampu menciptakan generasi masa depan yang lebih baik. Selain itu memastikan para guru terus berkembang pengetahuannya.
Penulis : Fina Ni’amul Mahbub, M. Pd
]]>
Upacara peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Jambu berlangsung khidmat, meriah, dan penuh pesan kebangsaan. Acara tersebut digelar di Lapangan Kusuma Bangsa, Desa Bedono, pada Minggu (17/8/2025). Sejak pagi, masyarakat lintas Agama berdatangan dengan penuh antusias untuk menyaksikan jalannya upacara sakral ini.
Yang istimewa, pasukan Paskibraka terdiri dari gabungan lintas Agama. Santri MA Darul Amanah Bedono yang beragama Islam berpadu dengan siswa SMA Sedes Sapientiae yang beragama Katolik. Mereka berjalan tegap, kompak, dan penuh semangat. Meski berbeda latar belakang, mereka tampil rukun, guyub, serta saling mendukung.
Tidak hanya itu, kebersamaan keduanya menunjukkan wajah toleransi yang sesungguhnya. Setiap langkah yang seragam menggambarkan harmoni. Setiap gerakan yang selaras menghadirkan kebanggaan bagi seluruh hadirin. Dengan demikian, momen ini menjadi bukti bahwa persatuan bukan sekadar slogan, tetapi nyata dalam tindakan.
Kapolsek Jambu, Bapak Supanjar E.W., menegaskan bahwa menjaga nilai toleransi sangat penting, terlebih pada momentum kemerdekaan di Desa Bedonoini, telah menampilkan persatuan antaragama yang kuat, sehingga ia berharap kebersamaan itu terus terpelihara demi terwujudnya masyarakat yang damai, rukun, dan toleran.
“Menjunjung nilai toleransi sangat penting sekali. Apalagi sekarang bertepatan dengan 17 Agustus di Kecamatan Jambu, khususnya di Desa Bedono, toleransi agama sangat kuat sekali. Sikap persatuan dan kesatuan antaragama di wilayah ini sangat istimewa. Harapannya, terus terjaga keutuhannya dan bisa terwujud masyarakat yang bertoleran.” Ujar beliau
Sementara itu, Frans Dion Christian Kenzo Saragi, siswa SMA Sedes Sapientiae asal Bekasi, menuturkan bahwa persahabatan dengan santri Darul Amanah sangat solid.
“Pertemanan kita dengan siswa Darul Amanah Bedono itu sangat solid. Terlebih sama-sama mengemban tugas untuk menjadi paskibraka kecamatan jambu. harapanya walaupun kita berbeda tetapi pertemanan kita bisa lanjut dan tidak berhenti hanya di momentum ini saja.” Ujar Dion
Maka jelaslah, Paskibraka lintas agama di Jambu menjadi teladan untuk yang lainnya. Toleransi yang mereka perlihatkan menguatkan semangat kemerdekaan. Justru perbedaanlah yang semakin memperkokoh makna persatuan bangsa.
]]>
Ratusan Santri Darul Amanah Bedono ikuti Upacara Peringatan HUT RI ke-80 Se Kecamatan Jambu pada Minggu (17/08/2025). Suasana pagi menyelimuti semangat kebangsaan. Upacara bertempat di Lapangan Kusuma Bangsa. Masyarakat hadir dengan penuh antusias.
Tidak hanya masyarakat, berbagai lembaga pendidikan juga berpartisipasi. Hadir SMP Teresiana, SMA Sedes, Pondok Pesantren Miftahul Jannah, SDN 2 Bedono, MI Al Islam, serta RA Al Islam. Seluruh elemen tampak kompak mendukung jalannya upacara.
Santri Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono ikut ambil bagian dengan penuh kebanggaan. Mereka berbaris rapi menggunakan almamater khas yang menambah kesan harmonis. Kehadiran para santri memberikan warna berbeda dan menegaskan kuatnya nilai kebersamaan.
Dalam pidatonya, Camat Jambu menekankan bahwa kemerdekaan bukan sekadar kebebasan. Menurutnya, kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen 17 Agustus sebagai dorongan untuk meningkatkan partisipasi dalam membangun bangsa. Ia juga menegaskan pentingnya menjadi warga negara yang baik serta peduli terhadap sesama.
“Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam membangun bangsa dan negara. Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia, mari kita teruskan semangat perjuangan dengan menjadi warga negara yang baik dan peduli!” Ujar Pak Camat Jambu
Sementara itu, kesan positif datang dari peserta upacara. Arimbi Aghnia, santri Darul Amanah Bedono, mengungkapkan bahwa Ia sangat menantikan agenda tahunan ini.
“Upacara peringatan HUT RI kali ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat saya nantikan, sebab dengan kita upacara menandakan bahwa bangsa Indonesia telah merdeka, selain daripada itu saya merasakan wujud kebinekaan yang nyata.”
Hal senada disampaikan oleh Rosa, santri Pondok Pesantren Miftahul Jannah Pujiono C.W. Ia menuturkan bahwa mengikuti upacara kemerdekaan merupakan pengalaman menyenangkan. Baginya, momentum ini selalu ditunggu karena mengingatkan pada perjuangan bangsa.
Dengan demikian, upacara peringatan HUT RI ke-80 di Desa Bedono tidak hanya menghadirkan rasa khidmat. Lebih dari itu, upacara ini memperlihatkan persatuan warga, kerukunan lembaga, dan semangat kebangsaan yang kian menyala.
]]>
Kab. Semarang-Upacara pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025 terlaksana dengan khidmat dan penuh makna. Acara ini menjadi momentum penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. berlangsung pada Sabtu (16/08/2025) Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Jambu.
Acara bermula dengan pembacaan ikrar Putra Indonesia oleh Serma Ahmad yang berlangsung lantang dan tegas sehingga menambah suasana khusyuk. Setelah itu, para hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat. Berlanjut dengan penghormatan arwah pahlawan melalui hening cipta yang berlangsung tenang dan penuh penghayatan.
Pada momen berikutnya, Felisito Claudio Leonardo secara resmi ditetapkan sebagai Komandan Paskibraka Kecamatan Jambu tahun 2025. Pernyataan pengukuhan tersampaiakn langsung oleh pembina upacara yang menegaskan tugas berat Paskibraka, yakni mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka pada puncak peringatan esok hari. Setelah itu, penyematan tanda pengukuhan oleh Ibu Plt. Sekcam Jambu selaku pembina upacara kepada Komandan Paskibraka. Prosesi kemudian berlanjut dengan penciuman bendera merah putih oleh seluruh pasukan, dengan lagu Bagimu Negeri sebagai pengiringnya. Sehingga menghadirkan suasana haru sekaligus kebanggaan.
Ibu Plt. Sekcam Jambu selaku pembina upacara dalam pengukuhan ini menyampaikan pesan semangat kepada anggota Pakibraka.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada para pelatih Paskibra, serta kepada MA Darul Amanah Bedono dan SMA Sedes yang telah menyiapkan siswanya dengan penuh dedikasi sehingga dapat menjadi anggota Paskibra. Kepada para anggota yang terpilih menjadi Paskibraka, kami ucapkan selamat dan tetaplah menjaga kesehatan serta semangat dalam mengemban amanah mulia ini.”
Panitia HUT RI Kecamatan Jambu menegaskan bahwa tugas puncak Paskibraka adalah pengibaran serta penurunan bendera merah putih pada esok hari. Karena itu, seluruh anggota diarahkan untuk menjaga kesehatan agar tetap siap dan prima. Acara pengukuhan ditutup dengan pembacaan doa oleh KUA Kecamatan Jambu serta pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan kebersamaan. Dengan demikian, Paskibraka Kecamatan Jambu 2025 siap menjalankan amanah besar dengan penuh tanggung jawab.
]]>
Kab. Semarang -Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, anggota Paskibraka dari Kecamatan Jambu menjalani pengecekan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu pagi (16/08/2025) di Aula SMA Sedes Sapiente Bedono. Pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk memastikan kondisi fisik para peserta dalam keadaan optimal sebelum bertugas.
Pengecekan ini melibatkan seluruh anggota Paskibraka yang berasal dari dua sekolah di Kecamatan Jambu, yaitu MA Darul Amanah Bedono dan SMA Sedes Sapiente Bedono. Selain peserta Paskibraka, pendamping dari masing-masing sekolah juga turut mengawasi dalam pemeriksaan kesehatan. Kegiatan terlaksana pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung lancar, dengan antusiasme tinggi dari peserta.
Petugas medis dari Puskesmas Jambu melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Setiap peserta menjalani tes tensi darah, pemeriksaan fisik, serta pemberian suplemen dan obat-obatan yang menunjang stamina mereka. Tim medis juga memastikan bahwa peserta tidak mengalami gangguan kesehatan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas mereka pada upacara HUT RI.
Peserta Paskibraka terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan pengecekan. Beberapa peserta merasa sedikit gugup, namun mereka tetap menunjukkan semangat yang tinggi. Setelah selesai menjalani pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan sehat dan siap melaksanakan tugas mereka pada upacara esok hari.
“Alhamdulillah, semua peserta sehat. Kami siap mengibarkan sang saka merah putih dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab,” ujar pembina Paskibraka MA Darul Amanah.
Pengecekan kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan yang lebih besar untuk memperingati HUT RI ke-80 di Kecamatan Jambu. Pemerintah setempat dan pihak sekolah bekerja sama untuk memastikan para anggota Paskibraka dapat melaksanakan tugas mereka dengan lancar, tanpa hambatan fisik. Para peserta harapnya dapat menjaga semangat perjuangan para pahlawan dan melaksanakan tugas mereka dengan penuh penghormatan.
Dengan hasil pengecekan kesehatan yang positif, para peserta Paskibraka harapanya dapat memberikan yang terbaik dalam upacara esok hari. Semoga semangat nasionalisme terus tumbuh di kalangan generasi muda sebagai penerus bangsa.
]]>
Kab. Semarang – Pondok Pesantren Darul Amanah menggelar Upacara Ulang Janji dalam rangka HUT Pramuka ke-64 sekaligus menutup Perkemahan Santri Khutbatul Iftitah (PERSAKU) ke-4 secara khidmat dan meriah. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (13/08/25) di Lapangan Madinah, yang menjadi pusat acara tahunan.
Letnan Kolonel CPL Mujiyoto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau memimpin pembacaan Trisatya secara bersama-sama dan, sebagai bentuk motivasi, menyampaikan semangat juang Pramuka kepada seluruh peserta.
“Seluruh Andika Pramuka harus tetap semangat dalam mengamalkan nilai-nilai Trisatya dan Dasadarma. Nilai-nilai tersebut, pada kenyataannya, tidak hanya berlaku saat upacara atau perkemahan, tetapi juga harus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kejujuran, tanggung jawab, cinta tanah air, dan semangat tolong-menolong, dengan kata lain, harus benar-benar berwujud. Pramuka bukan sekadar seragam atau kegiatan, melainkan juga jati diri generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, dan siap membangun bangsa.”
Seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono turut hadir dalam upacara ini. Pimpinan pesantren, Yayasan Darul Amanah Bedono, dewan guru, tokoh masyarakat, dan seluruh santri, secara keseluruhan, menyemarakkan suasana dengan penuh antusias.
Upacara berlangsung dengan khidmat. Para peserta, di sisi lain, memanfaatkan momen ini untuk memperkuat semangat kebersamaan dan menumbuhkan jiwa kepramukaan. Antusiasme dan semangat para santri, sepanjang kegiatan, tampak sangat tinggi.
Acara kemudian di lanjutkan dengan final pentas seni antar peserta perkemahan. Penampilan para santri berhasil memukau seluruh tamu undangan. Lomba adu yel-yel antar regu juga terlaksana, yang pada gilirannya, menampilkan kreativitas dan kekompakan luar biasa. Dewan juri pun menilai dengan seksama.
Rangkaian kegiatan ini, berkat persiapan yang matang, berjalan lancar. Panitia mendapat dukungan penuh dari pimpinan pesantren dan yayasan. Semangat Pramuka ditanamkan melalui berbagai kegiatan edukatif yang menarik dan bermakna.
Kegiatan ini, pada akhirnya, tidak hanya menutup perkemahan dengan semarak, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Nilai-nilai kepramukaan diharapkan terus tumbuh dan membentuk karakter para santri untuk masa depan yang lebih baik.
]]>
Bedono – Semangat pramuka membara di Lapangan Madinah Pondok Pesantren Darul Amanah, Selasa (12/8/2025). Ratusan andika pramuka dan jajaran pembina hadir mengikuti apel pembukaan Perkemahan Santri Khutbatul Iftitah (PERSAKU) ke-4 dengan suasana khidmat, tertib, dan penuh energi kebersamaan.
Apel pembukaan kali ini diikuti seluruh anggota pramuka dari berbagai tingkatan, mulai penggalang hingga penegak. Kehadiran jajaran pembina menambah khidmat suasana, sekaligus memberikan teladan disiplin bagi seluruh peserta.
Kak Fina Ni’amul Mahbub, M.Pd, Sebagai Inspektur Upacara, dengan suara lantang, beliau membuka acara dan menyampaikan pesan motivasi. Ia menegaskan bahwa pramuka bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wadah pembentukan karakter, keterampilan, dan kepemimpinan. Kak Fina juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan PERSAKU sebagai ajang memperkuat persaudaraan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab.
“Andika-andika pramuka yang kakak banggakan, melalui event ini kalian semua akan belajar mengenai rasa tanggung, kebersamaan, solidaritas yang harus kalian bentuk. Dan harapanya seteleh event ini kita bisa mengetahui seluruh potensi dan skill pramuka yang kalian miliki.” Ujar kak Fina
Suasana lapangan terasa hidup. Barisan andika pramuka berdiri tegak, mengikuti setiap tahapan apel dengan penuh konsentrasi. Sorak yel-yel khas pramuka terdengar di beberapa titik, membangkitkan semangat seluruh peserta. Para pembina terlihat aktif mengarahkan barisan, memastikan semua rangkaian berjalan lancar dan tertib.
Usai apel, kegiatan berlanjut dengan pembinaan. Para pembina membagi peserta dalam kelompok untuk mengikuti materi persiapan lomba. Materi mencakup teknik baris-berbaris, tali-temali, pioneering, hingga pengetahuan umum pramuka.
Selain persiapan lomba, pembinaan ini menjadi sarana membangun rasa percaya diri peserta. Para pembina mendorong setiap anggota untuk berani tampil, menyampaikan pendapat, dan memimpin kelompok. Dengan cara ini, santri tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
Melalui PERSAKU, Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi tangguh, terampil, dan berakhlak mulia. Semangat pramuka yang tertanam di lapangan diharapkan akan terbawa hingga ke kehidupan sehari-hari para santri.
]]>
Kab. Semarang- Pekan Olahraga dan Seni Darul Amanah Bedono (PORSIDA) resmi dibuka pagi ini dalam suasana yang penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan tahunan ini di awali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat pada Rabu (6/08/2025) di lapangan Madinah.
PORSIDA adalah salah satu event tahunan di Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono. Bertujuan sebagai wadah penyaringan bakat santri di tahun ajaran baru. Dalam Perjalanannya, Setiap tahun event ini tampak mengalami banyak perubahan yang positif. Oleh karena itu, PORSIDA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan potensi, karakter, dan semangat sportivitas para santri.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Desa Bedono, Bapak H. Sunyana, memberikan amanat yang membakar semangat peserta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan penting tentang makna kompetisi yang sehat dan nilai-nilai sportivitas dalam setiap perlombaan.
“Mari kita jadikan PORSIDA ini sebagai wadah untuk menunjukkan semangat kompetitif yang positif. Kemenangan bukanlah tujuan utama, tapi proses dan kebersamaanlah yang harus kita utamakan,” ujar H. Sunyana.
Telah hadiri Kepala dan jajaran perangkat Desa Bedono, Pengurus Yayasan, seluruh santri, assatidzah, tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya. Disamping itu, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang yang bertempat di Wawar Lor, turut memeriahkan Kegiatan.
Pada tahun ini mengangkat tema “Dari santri untuk santri saling bersinergi dalam menemukan jatidiri”. Menggambarkan semangat kolaborasi dan kebersamaan antar santri dalam proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri.
Usai upacara, para santri menampilkan berbagai pertunjukan yang memukau penonton. Mulai dari Jaipong Putri, demonstrasi Ekstakurikuler, modern dance, hingga aksi bela diri Taekwondo yang menggambarkan kedisiplinan dan kreativitas mereka.
PORSIDA akan berlangsung selama sepekan dengan berbagai cabang lomba perlombaan. Mulai dari olahraga, seni, bahasa, game, dan lain sebagainya. Dengan semangat kebersamaan dan jiwa kompetitif yang sehat. Harapanya, event PORSIDA menjadi ajang positif untuk menggali potensi santri sekaligus mempererat silaturahmi antar santri.
]]>
Puskesmas Jambu mengadakan sosialisasi tentang makanan bergizi kepada santri dan pengurus Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono. Terlaksana pada Selasa (8/7/2025) di masjid Annur Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya makanan bergizi bagi kesehatan dan pertumbuhan. Acara ini di hadiri oleh ketua yayasan, pimpinan pesantren,wakil pimpinan pesantren,pengurus pesantren dan santri Ponpes Darul Amanah Bedono.
Pondok pesantren Darul Amanah Bedono berkomitmen menyelenggarakan progam pendidikan yang holistik dan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal. Selain Itu, Progam kerjasama dengan pihak puskesmas jambu merupakan perwujudan nyata dalam upaya memberikan edukasi terkait dengan kesehatan dan kenyaman.
Dalam sosialisasi ini, Puskesmas Jambu menyampaikan informasi tentang jenis-jenis makanan bergizi. Tidak hanya itu, Pihak puskesmas juga mengarahkan cara memilih makanan yang sehat, dan tips untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Selain itu, sosialisasi juga membahas tentang pentingnya sarapan pagi dan menghindari makanan yang tidak sehat.
Tim Gizi Puskesmas Jambu ibu Rahma Pradani Alaika Pratiwi, S.Tr.Gz dalam presentasinya menyampaikan
“Istilah di zaman dahulu adalah 4 sehat 5 sempurna akan tetapi, di zaman sekarang ini sudah tidak relevan lagi dan di ganti nama menjadi Gizi Seimbang. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yg mengandung zat gizi dan sesuai dengan kebutuhan
Istilah isi piringku yaitu buah nasi sayur dan lauk” ujar beliau.
Santri dan pengurus Ponpes Darul Amanah Bedono sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan banyak bertanya tentang cara menjaga kesehatan melalui makanan bergizi. Dengan adanya sosialisasi ini, harapannya santri dan pengurus dapat memiliki pengetahuan dan kesadaran yang lebih baik tentang pentingnya makanan bergizi bagi kesehatan dan pertumbuhan.
Puskesmas Jambu berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk santri dan pengurus Ponpes Darul Amanah Bedono. Dengan kerja sama yang baik antara Puskesmas Jambu dan Ponpes Darul Amanah Bedono, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
]]>
Kab. Semarang- Momen Istimewa terlihat di akhir Apel pembukaan ujian semester genap. Tampak mengesankan saat penyerahan piala kejuaraan dari santri MA dan MTs kepada Pimpinan Pesantren Darul Amanah Bedono. Penyerahan piala dipandu oleh Ustadz Andi Wahyudi, S.Pd. dan diikuti oleh seluruh Santri, Dewan Asatidz, dan Staf Madrasah.
Piala-piala tersebut merupakan hasil dari partisipasi santri dalam ajang bergengsi sepanjang tahun 2025. Ajang tersebut yakni Aksioma (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah). Event kedua yaitu Porsema (Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif NU). Event ketiga adalah Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) tingkat Kabupaten Semarang. Santri Darul Amanah berhasil meraih juara di berbagai bidang perlombaan. Berikut prestasi yang diraih.
1. Juara 1 sprint putri Porsema
2. Juara 2 sepak takraw Porsema putra
3. Juara 2 volly putri Porsema
4. Juara 1 Debat Bahasa Arab Porsema
5. Juara 1 Tenis Meja double Porsema
6. Juara 2 Porsema Minisoccer
7. Juara 3 Pidato B Indonesia Porsema mts
8. Juara 3 Pidato bahasa arab event aksioma
9. Juara 2 Trofeo Bukit Utama
10. Juara 3 Trofeo Persebon
11. Juara 3 atletik Popda Kab.Semarang
12. Juara 3 Sepak Bola Popda Kab.Semarang
13. Juara 2 Bola Volly Popda Kab.semarang
14. Juara 2 Sepak Bola Dewaruci Cup
15. Juara 3 Festival Rebana Peringatan hari santri kantor kab.semarang.
Dalam sambutannya, Ustadz Andi Wahyudi menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras para santri, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari seluruh civitas pesantren. Ia juga berharap momentum ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh santri yang akan menghadapi ujian.
“Piala ini bukan hanya milik pemenang lomba, tapi milik seluruh keluarga besar Darul Amanah Bedono. Semoga ini menjadi pemacu semangat kita untuk terus berprestasi dan menjaga nama baik pesantren,” ujar Ustadz Andi.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama. Momen ini menjadi pembuka semangat bagi para santri dalam menghadapi ujian dengan optimisme dan kedisiplinan tinggi.
]]>