
juara 1 Volly Ball Cup Se-Kabupaten Semarang
Kab.Semarang– Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono menggelar turnamen bergengsi “Volley Ball Cup Se-Kabupaten Semarang” pada Minggu (24/11/2024). Acara ini berlangsung di dua lokasi, yaitu lapangan Madinah dan lapangan Joglo, dengan melibatkan delapan tim terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Semarang.
Turnamen volley ini terselenggara berkat kerja sama antara Ponpes Darul Amanah dan komunitas volley Buser Kids Volly Community. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar-pemain voli serta memupuk semangat sportivitas di kalangan generasi muda.
Delapan tim tur volley ball yang berlaga adalah:Simpatig, M Gelaran, Mutiara Serasi, BBC Ungaran, Modas, Bintang Muda, SJ Putra, Mutiara Gelora
Setelah melalui pertandingan yang penuh semangat dan sportif, berikut hasil akhir turnamen:
Raihan Hisyam, selaku ketua panitia penyelenggara memberikan kesan yang luar biasa dalam kegiatan ini. Panitia juga mengapresiasi seluruh peserta atas partisipasi mereka yang telah menjunjung tinggi nilai-nilai fair play selama turnamen volley ball berlangsung.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, terutama para peserta, pelatih, dan seluruh panitia yang terlibat. Kami berharap turnamen ini dapat menjadi ajang rutin untuk melahirkan bakat-bakat voli yang berprestasi di Kabupaten Semarang,” ujar Ketua Panitia.
Antusiasme para peserta dan penonton di turnamen ini menjadi bukti bahwa olahraga voli semakin diminati di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan keberhasilan acara ini, Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga di tingkat lokal maupun nasional.
]]>Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) merupakan Kegiatan yang bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik ke tingkat sabuk selanjutnya.
Dalam kegiatan UKT kali ini terdapat beberapa ujian yang di lakukan oleh para atlet. Seperti halnya pukulan, tangkisan, tendangan, poomsae (rangkaian gerakan dalam taekwondo), dan kyorugi (figth / sparring)
” Alhamdulillah kami sebagai wali santri sangat puas melihat penampilan santri-santri Ponpes Darul Amanah Bedono, pada pagelaran Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) kali ini” Ujar wali santri.
Sabeumnim Dhani, salah satu Pengurus Cabang Tae Kwon Do Kabupaten Semarang juga sempat menyampaikan bahwa bergabungnya Pondok Pesantren Darul Amanah Bedono, menjadi sebuah keunikan dan keunggulan tersendiri. Pasalnya, hal tersebut menunjujjan bahwa santri tidak hanya melulu soal mengaji, tapi mereka juga mampu bersaing dalam prestasi. Termasuk dalam bidang Seni Beladiri.
Harapannya adanya kegiatan Tae Kwon Do ini, dapat meningkatkan kemampuan santri dalam mengembangkan Ilmunya.
]]>Berawal dari awal masuk menjadi santri baru di pondok pesantren darul amanah bedono semua santri wajib mengikuti program Tahsinul Qiroa’ah( perbaikan membaca Alquran ) yang di mulai dari Iqro jilid 1-6 dan di lanjutkan dengan pembelajaran tajwid dan ghorib yang menjadi dasar santri baru di pondok pesantren Darul amanah bedono.
Setelah di nyatakan lulus di Tahsinul Qiro’ah maka semua santri akan memilih ke jenjang selanjutnya dan mendapatkan dua pilihan. Yaitu
Dalam peminatannya,di awal masuk ke kelas tahfidzhul Qur’an terdapat seleksi masuk dan kesanggupan untuk mengikuti semua program yang ada. Dan jika di nyatakan lulus maka sudah resmi masuk di kelas Tahfidzhul Qur’an.
Kegiatan santri Tahfidzhul Quran terbagi menjadi 3, yaitu
1.Binnadhzor(persiapan melancarkan bacaan yang ingin di hafalkan) ,
2.Bil ghoib ( menghafalkan ayat ayat)
Pimpinan pondok pesantren darul amanah bedono Kyai Ahmad Mustafidin,S.pd.I., M.S.I. menyambaikan
” salah satu cita cita pondok pesantren Darul Amanah Bedono adalah akan mencetak hafidz hafidzhoh yang tidak hanya sekedar hafal AlQur’an saja,akan tetapi bisa mengamalkan dan menerapkan ilmu- ilmu yang ada di Alqur’an”
Dan sebagai penunjangnya maka di adakan TASMI‘ atau simaan bersama untuk bisa mengetes seberapa lancar hafalannya.
]]>Program unggulan sepak bola di pondok pesantren darul amanah bedono merupakan wujud nyata dari upaya pendidikan yang holistik, yang tidak hanya mengutamakan pembentukan akhlak dan spiritual, tetapi juga memberikan kesempatan bagi santri-santri untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga. Melalui program ini, pondok pesantren darul amanah bedono tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga tempat bagi para pemuda untuk mewujudkan potensi mereka dalam bidang olahraga, khususnya dalam sepak bola.
]]>Adanya seleksi, guna untuk mencari pemain muda berbakat yang akan kami ikut sertakan di event liga Soeratin DIY 2023 Ku-13 dan ku-15 JK Academy. Ujar Roberto kuwateh.
Ponpes Darul Amanah Bedono menjadi lembaga pendidikan yang paling serius dalam memoles santriwan-santriwatinya di dunia olahraga. Sebab,Olahraga merupakan salah satu aktivitas yang dijalankan oleh banyak orang di seluruh dunia.
Selain memberikan manfaat kesehatan dan kebugaran fisik, olahraga juga dapat menjadi media dakwah yang efektif untuk memberikan sudut pandang yang berbeda bahwasnya di pesantren tidak hanya diajarkan perihal ilmu agama saja.
]]>Lalu sambutan dari salah satu donatur Ponpes Darul Amanah Bedono Hj Nur Wulandari. Di mana sebelumnya telah wakaf bangunan masjid senilai 400juta, dan dilanjutkan dengan perluasan Masjid dengan nilai 200juta pada tahap keduanya.
Beliau menyampaikan ungkapan kepuasannya ikut dilibatkan dalam perjuangan merawat Islam melalui penyediaan sarana ibadah dan pendidikan di pesantren ini.


Di sela-sela itu, nampak ada tampilan dari santri pondok pesantren Darul Amanah Bedono, di antaranya ada Da’i kecil, yang membawakan tema birul walidain, dilanjut dengan comedy santri putra, yang menjadikan penonton tertawa, hingga selogan Santri “Opo Ae Iso, Iso Opo Wae,” ini memang betul-betul terbukti nyata.
Tak kalah meriahnya, pada puncak pentas seni tersebut juga diguncangkan dengan penampilan bintang tamu yaitu Hj. Wafiq Azizah dan Emirates Band dari kota Magelang yang ikut menghangatkan acara tersebut.


Kedua, pada hari kedua Haflah Akhirusanah dilaksanakan pada hari Ahad pukul 13.09 WIB, yang di isi kegiatan wisuda tahfidz Qur’an dan wisuda kitab kuning, dan diakhiri dengan tausiyah oleh dua ulama.
Di sela-sela wisuda ada tampilan paduan suara yang menyanyikan lagu mars oh pondokku dan ku ingin menjadi hafidz quran.
Tampilan mereka ini sungguh menggetarkan hati para tamu undangan.
Cucuran air mata kebahagiaan mengalir deras menyelimuti suasana pada malam itu, khususnya bagi para walisantri yang anak-anaknya ikut wisuda.
Sebelum wisuda dimulai, Qosidah santri tampil anggun nan menawan menyambut kedatangan hadirin, Lalu yang sangat menarik dari prosesi wisuda tahfidzul quran adalah dilaksanakan per juz. Santri yang wisuda juz 1, juz 2, juz 3 hingga juz 8 semuanya maju ke depan. Upacara wisuda tersebut dipandu oleh ustadz Muhamad Fahrururozi Asyari, sedangkan Wisuda Kitab Kuning dipandu oleh Ustadz Prasetyo Laksono.
Pimpinan pesantren memberikan sambutan serta motivasi tentang betapa berartinya pesantren sebagai wadah berkmah untuk pengembangan ilmu bagi beliau. Bahkan beliau menggangap dirinya juga sebagai santri yang mengabdi di lembaga ini. Pengabdian untuk ilmu keislaman inj adalah sarana ibadah kepada Allah. Sehingga seluruh kemampuannya Abi Ahmad Mustafidin dihabiskan secara lahir dan batin untuk berjuang demi pondok pesantren tercinta ini.

Tausiyah pertama disampaikan oleh KH. Nuryasin dari Pageruyung Kendal.
Dalam kesempatan ini beliau menjelaskan pentingnya menitipkan anak di pesantren yang mengajarkan kitab kuning, tahfidz Quran, bahasa asing dan bahkan sekolah formal sekaligus.
Tidak semua pesantren menerapkan sistem yang lengkap seperti ini. Bahkan pembiasaan disiplin tanpa harus ada ancaman dan hukuman ini sudah diberlakukan di pesantren ini. Maka para walisantri harus mendukung program pesantren ini dengan ikut berdakwah mengajak saudara atau tetangga untuk memondokkan anaknya di sini.

Berikutnya tausiyah kedua disampaikan oleh ketua PCNU Kabupaten Temanggung, KH. Muhammad Furqun. KH Furqan menerangkan dengan runut sanad keilmuan Pimpinan Pesantren Darul Amanah Bedono, dari Nabi Muhammad SAW sampai kepada Kyai Ahmad Mustafidin, yaitu urutan ke 46. Oleh karena itu menunjukkan bahwa Kyai kita ini sudah tidak diragukan lagi sumber ilmu yang kuasainya. Menurutnya, sanad Kyai Mustafidin bertemu pada bapak kandung KH. Muh. Furqon. Di mana bapak kandung Kyai Ahmad Mustafidin yang bernama Kyai Muslikhin bin Abdul Qohar Syawal bin Pawiro ini pernah nyantri di pesantren KH. Masyhuri Prapak Temanggung, yang sekarang dipimpin oleh KH. Furqon. Di atasnya lagi adalah guru bliyau dari Rembang, dan terus ke atas nyambung sampai kepada gurunya KH. Hasyim Asy’ari, pendiri NU. (Penulis/Halim).
]]>